Belajar Design Graphic di Padepokan???

                          

Sampang - Padepokan lembah suci Al-Haq, begitu nama tempat yang jauh dari keramayan itu, dan di sebut juga dengan Kampus Alam Ds. Bunten Barat Kec. Ketapang Kab. Sampang.

Kenapa Kampus Alam?
Karena di tempat tersebut banyak ilmu yang di tuangkan baik secara teori maupun praktik.

Cak muhaki, sapaan akrabnya, membuat tempat itu khusus untuk berbagi ilmu dengan para generasi-generasi muda yang ada di sekitarnya, khususnya kader PMII. Dengan adanya agenda-agenda yang memang sudah di persiapkan untuk mereka. Dan kali ini cak muhaki mengagendakan pelatihan Design Graphic dengan mengingkludkan PAC GP ANSOR, PMII UINSA dan PMII Raden Segoro. Mereka disini bekerja sama untuk mensukseskan acara tersebut, Jum'at 27/12/2019. Acara yang di gelar pada Jum'at pagi itu diikuti berbagai macam peserta, mulai dari IPNU, SMK dan SMA. Tidak umum memang, hanya terealisasi untuk kalangan pelajar saja. Namun untuk berikutnya di rencanakan untuk semua pemuda, mulai dari pelajar maupun bukan pelajar. Begitulah penjelasan dari Cak Muhaki

"Untuk saat ini masih dari tingkatan pelajar, seperti IPNU, SMK, SMA bahkan STM kalau ada. Agenda selanjutnya ini mencakup untuk semua pemuda baik yang pelajar atau bukan. Tapi memang kita harus merencanakannya dengan baik", jelas Cak Muhaki.

Acara yang melibatkan PAC GP ANSOR, PMII UINSA dan PMII Raden Segoro ini, bertujuan untuk membangun rasa keperdulian terhadap masyarakat sekitar terutama pemudanya yang mempunyai prestasi harus di bekali kemampuan-kemampuan atau keahlian yang berguna dan mampu berdedikasi dengan masyarakat.

"Tujuannya jelas bagaimana sahabat-sahabat PMII, ANSOR, NU dan Tokoh Masyarakat itu punya rasa keperdulian terhadap masyarakat. Yang pertama adalah anak mudanya harus di bekali kemampuan dan keahlian yang itu nanti bisa di gunakan untuk mengembangkan diri, berdedikasi kepada masyarakat lain", imbuhnya.

Pendiri Padepokan tersebut melanjutkan bahwa ia mengagendakan acara ini karena adanya rasa tanggung jawab, terutama bagi warga pergerakan. Menurutnya, hal ini adalah kewajiban secara ideologi dan organisme. karena itu, jika hal ini tidak di rasakan oleh orang-orang sekitar sama halnya kita dzolim. Maka pengasuh padepokan tersebut berharap warga NU dan banom-banomnya bisa terus memperhatikan para pemuda untuk di latih dan mampu menjawab semua problem yang ada.

"Ini sudah kewajiban kita semua apalagi yang sudah ada di pergerakan, itu jelas..! Itu kewajiban menurut ideologi dan organisme. Karena, ketika ini tidak di lakukan maka kita dzolim. Kita harus masuk ke berbagai segmen khusuanya masyarakat yang tidak tersentuh oleh yang lain. Maka harapan saya, semoga sahabat-sahabat yang di NU, ANSOR dan PMII mampu untuk terus memperhatikan pemuda-pemudi yang ada di sekitarnya supaya dilatih. Agar mereka bisa menjawab problem yang ada", lanjutnya.

Badri selaku Ketua Rayon Syari'ah UINSA mengatakan bahwa acara seperti ini memang sangat baik dan efektif. Karena tak hanya sebatas teorinya saja tapi juga langsung praktik.

"Pelatihan tersebut sangat baik dan berjalan dengan lancar. Kegiatan ini yang di katakan kegiatan yg bersentuhan langsung dengan masyarkat", ucap Badri.

Tidak hanya itu, Ketua Komsariat PMII Raden Segoro, Ula Siswahyuni juga berkomentar tentang agenda ini. Ula berterimakasih karena sudah diikut sertakan dalam pelatihan di kampus alam itu. Baginya, agenda ini sangat bermanfaat.

"Alhamdulillah, kami selaku dari pmii raden segoro sangat berterimakasih karena bisa diinklutkan dalam persiapan acara Pelatihan dan Bakti Sosial di Kampus Alam Padepoka Alhaq Desa Bunten Barat. Karena bagi kami agenda ini merupakan agenda yang begitu banyak manfaatnya", ujar Ula.

Ula berharap supaya pelatihan tersebut tidak hanya berlaku pada satu pertemuan saja.

"semoga tidak hanya dilakukan 1 kali pertemuan saja. Dengan adanya pelatihan ini, kami dapat mentransfer nilai-nilai positif terhadap adik-adik disini, sehingga merek nantinya akan lebih bersemangat baik dalam berkegiatan maupun didalam belajar", pungkasnya.


Hal serupa juga di lontarkan Badri.
Ia berharap acara ini tidak hanya terealisasi sekali saja, namun bisa terus berkembang bahkan di harapkan bisa menjadi rutinitas.

"Harapan saya dan juga sahabat PMII Rayon Syariah dan Hukum, kegiatan ini menjadi rutinitas", harapnya.
pmiiraser Dzikir, Fikir, Amal Sholeh

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel